Tips n Trik

Mengenal Apa Itu OHSAS 18001 dan Manfaatnya bagi Perusaahaan

OHSAS 18001 (Occupational Health and Safety Management System) merupakan standar internasional untuk manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. OHSAS 18001...

Written by Editorial · 1 min read >
contoh standar keselamatan kerja

OHSAS 18001 (Occupational Health and Safety Management System) merupakan standar internasional untuk manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. OHSAS 18001 merupakan jawaban atas kebutuhan dunia industri tentang sebuah sistem yang melindungi dan menjamin keselamatan para pekerja. Sistem ini dapat diterapkan di seluruh jenis organisasi tanpa melihat skala industri dan lokasi geografis organisasi tersebut. 

Informasi ini disampaikan oleh Jasa Konsultan ISO

Fungsi OHSAS 18001

Pada umumnya OHSAS 18001 dapat membantu sebuah organisasi untuk melakukan hal-hal di bawah ini: 

  • Mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja dan menerapkan langkah pencegahan yang efektif
  • Mencegah cedera dan kesehatan yang buruk di antara para pekerja
  • Mengurangi resiko kecelakaan karena tenggat waktu dan efisiensi biaya
  • Evaluasi kepatuhan legislatif
  • Menumbuhkan budaya sadar keselamatan
  • Identifikasi area kerja untuk pelatihan dan kompetensi
  • Memperbaiki dan meningkatkan produktivitas
  • Membantu proses prakualifikasi
  • Menunjukkan kepada pemangku kepentingan tanggung jawab perusahaan terkait kesehatan dan keselamatan kerja

Keuntungan Sistem OHSAS 18001

Sistem OHSAS 18001 ini cocok diterapkan pada berbagai macam organisasi selama organisasi tersebut memiliki struktur yang jelas dimana tanggung jawab dan kewenangan didefinisikan secara tepat, memiliki tujuan untuk perbaikan dengan standar yang diukur, serta memiliki pendekatan terstruktur untuk menilai risiko. Sehingga sistem keamanan dan keselamatan kerja ini dapat menawarkan beberapa keuntungan berikut : 

  • Customer Satisfaction: Memenuhi kepuasan pelanggan dengan secara konsisten menjaga properti mereka.
  • Reduced Operating Costs: Mengurangi  ‘down time’ karena insiden atau kesehatan yang buruk dari para pekerja. Sehingga proses produksi dapat lebih cepat dan biaya yang dikeluarkan lebih rendah. 
  • Improved Stakeholder Relationships: Para pemangku kepentingan akan mengakui kredibilitas perusahaan dalam menjalankan proses kerja di perusahaan, sehingga mereka akan lebih percaya kepada perusahaan.  
  • Legal Compliance: Sistem ini akan membantu perusahaan dalam memahami undang-undang dan kebijakan pemerintah yang mempengaruhi perusahaan.
  • Improved Risk Management: Sistem kesehatan dan keselamatan kerja ini akan membantu perusahaan mengidentifikasi potensi insiden atau resiko kecelakaan dan membantu menerapkan tindak pencegahan yang efektif. Sehingga tingkat resiko dapat ditekan serendah mungkin. 
  • Proven Business Credentials:  Sistem ini merupakan bukti bagi para pemangku kepentingan dimana perusahaan memiliki perhatian dan tanggung jawab terhadap kesehatan dan proses keselamatan kerja, di luar memperhatikan kualitas produk saja. 
  • Win More Business: Dengan sistem kesehatan dan keselamatan kerja yang baik seperti ini, memungkinkan perusahaan untuk berkembang menjadi lebih besar. 

Itulah beberapa hal yang perlu diketahui terkait OHSAS 18001. Sebuah organisasi yang ingin menerapkan sistem ini harus melakukan pendaftaran agar mendapatkan sertifikat resmi. Setelah melakukan pendaftaran, auditor akan melakukan kunjungan untuk melakukan penilaian.

Jika organisasi tersebut mampu menunjukkan bahwa manajemen organisasi mampu beroperasi secara penuh selama minimal 3 bulan dan dan telah menjalani tinjauan manajemen dari audit internal, maka sertifikat OHSAS 18001 akan  dikeluarkan oleh badan sertifikasi dan dipelihara melalui sebuah program audit surveilans tahunan dan audit resertifikasi tiga tahunan.