Jakarta Saweran untuk gedung KPK terus bergulir. Pegiat antikorupsi mengkoordinir penggalangan dana dari masyarakat. Langkah itu diambil sebagai bagian perjuangan masyarakat melawan korupsi.
“Ini sebagai simbol perjuangan masyarakat melawan korupsi. Simbol perlawanan masyarakat terhadap oknum-oknum yang anti penguatan KPK,” kata Koordinator Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), Jamil Mubarok, saat berbincang, Rabu (27/6/2012).
Jamil juga menilai selama ini argumen-argumen yang dibangun politisi di Komisi III soal penundaan pencairan anggaran untuk pembangunan gedung dianggap mengada-ngada.
“Mereka menuntut KPK meningkatkan kinerjanya, tapi mereka yang juga menyandera KPK untuk tidak kuat. Ini bentuk kezaliman,” jelasnya.
Upaya menyandera KPK harus dilawan. Bila dibandingkan dengan KPK Hong Kong yang memiliki lebih dari 900 pegawai, tapi dengan penduduk yang tidak seberapa dibanding Indonesia, tentu kita harus berkaca.
“Pengumpulan dana ini sebagai bahasa masyarakat melakukan perlawanan terhadap pihak-pihak yang tidak suka pemberantasan korupsi sukses,” tuturnya.
(ndr/vta)
Sumber: detikcom – Rabu, 27/06/2012

